Jelang bulan Ramadhan, Stok Beras aman..

Aradio- Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Cabang Lhokseumawe, saat ini memiliki stok beras mencapai 1.300 ton dan cukup untuk enam bulan kedepan.

“Stok beras itu merupakan pengadaan dalam negeri, kalau untuk hadapi Puasa Ramadhan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri tidak masalah dan aman stok beras Bulog,”kata Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Cabang Lhokseumawe, Mufti, Kamis (10/2).

Ia juga mengatakan, untuk beras saat ini dalam kondisi aman karena punya stok beras pemerintah. “Kalau kebutuhan lain seperti gula juga stabil dan sekarang yang naik kan cuma minyak goreng. Untuk kita di Bulog belum ada penugasan terkait minyak goreng,”ungkapnya.

Disebutkan, harga beras di pasar-pasar tradisional masih dalam keadaan stabil dan berdasarkan laporan dari Disperindag tidak mengalami kenaikan. Bahkan, untuk harga beras medium sesuai dengan HET Pemerintah yakni Rp 9.950 perkilo dan premium seharga Rp 13.300 perkilo.


Sementara untuk pengadaan beras lokal, lanjut Mufti, sejauh ini belum dilakukan karena belum memasuki masa panen. Namun, sekarang pihaknya membuka kran Operasi Pasar (OP) atau Kegiatan Ketersediaan Pangan dan Stabilisasi Harga (KPSH) yang dimulai sejak 1 Januari sampai dengan 31 Desember mendatang. “Alhamdulillah, untuk penembusan dalam satu hari bisa mencapai antara 15 ton hingga 20 ton,”ucapnya. (aradio)

Hasil Final Turnamen PPBC III, Ramadhan/ Jufri Raih Juara Untuk Katagori Jurnalis

Aradio – Pasangan ganda putra Ramadhan/ Jufri berhasil raih juara Turnamen Pewarta Pase Badminton Club (PPBC) III untuk katagori jurnalis.

Pada babak Final, Minggu (13/2/2022) malam, pasangan Ramadhan/ Jufri menang atas pasangan Romodhon/ Fajar dua set, 21-19 dan 21-19 di Gor SKB Aceh Utara di Lhokseumawe,

Untuk Juara III diraih oleh pasangan Zakir Nurdin/ Zaman Huri setelah mengalahkan Pasangan Dedi/ Hasanuddin dua set pada Sabtu malam, (12/2/2022).

Sementara untuk kategori atlet tampil sebagai juara pasangan Puswadi/ Edi PDAM setelah membungkam pasangan Kiki/ Reza dengan skor 30-17.

Usai pembagian hadiah, Puswadi di dampingi Edi PDAM mengatakan, turnamen ke III yang diselenggarakan PPBC termasuk sebagai salah satu turnamen besar.

“Turnamen ini termasuk besar dan sukses diselenggarakan oleh PPBC, kita berharap tahun depan dapat diselenggarakan lagi”.

Penasehat PPBC yang juga Kepala Radio Republik Indonesia (RRI) Lhokseumawe, Dadan Sutaryana saat menutup acara turnamen menyampaikan ucapan terima kasih kepada para juara yang telah mempertontonkan permainan terbaiknya.

“Tujuan utama seperti yang kita harapkan bersama, turnamen ini untuk memperkuat silaturahmi. Ikatan kekeluargaan sangat kuat, kita berharap terus dijaga melalui kegiatan – kegiatan olahraga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum PPBC, Mukhlis dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya even tahunan wadah yang menaungi para jurnalis pencinta olahraga bulutangkis tersebut. Diharapkan, dengan berakhirnya kegiatan ini, silaturahmi antar sesama insan pers semakin solid ke depannya dan kembali rutin latihan seperti biasa.

“Menang dan kalah dalam sebuah permainan hal yang biasa. Kepada pemenang, saya harap menjadi motivasi untuk lebih mengasah kemampuannya. Bagi yang kalah jangan berkecil hati, teruslah berlatih karena masih ada kesempatan di tahun depan,” ujarnya.

Pada kegiatan itu, juga dilakukan pembagian piala dan hadiah kepada para juara I, II, III untuk semua kategori, termasuk kategori eksibisi ganda putri yang dilakukan oleh ketua organisasi wartawan di Lhokseumawe dan Aceh Utara serta Kepala RRI Lhokseumawe. (aradio)

Sekda Aceh Utara Lantik 21 Pengawas Sekolah SD dan SMP

Aradio-Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr A Murtala, MSi, melantik dan mengambil sumpah jabatan 21 orang Pengawas Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang bertugas di daerah ini, Senin, 14 Februari 2022.

Prosesi pelantikan berlangsung di aula Kantor Bupati di Landing Kecamatan Lhoksukon, turut disaksikan oleh para pejabat terkait, di antaranya Asisten I Sekdakab Dayan Albar, SSos, MAP, Asisten III Drs Adamy, MPd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Jamaluddin, MPd, dan Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Faisal, SSos, serta para pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Dalam arahannya, Sekda Dr A Murtala, MSi, antara lain menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik dan diambil sumpahnya menjadi Pengawas Sekolah SD dan SMP dalam Kabupaten Aceh Utara.

Menurut Murtala, dasar hukum pelantikan Pengawas Sekolah adalah Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2017 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah, dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 143 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka akreditasi.

Disebutkan, tugas pokok Pengawas Sekolah, meliputi menyusun program Pengawas Sekolah, memantau pelaksanaan delapan standar (8 SNP), menilai administrasi, akademik dan fungsional, serta melakukan pengawasan di daerah khusus.

“Semoga pelantikan ini dapat lebih memberikan motivasi kepada saudara untuk senantiasa berkiprah dan mengabdikan diri selaku ASN, sesuai tugas pokok dan fungsi yang menjadi tanggung jawab saudara,” harap Murtala.
Pejabat pengawas sekolah yang baru dilantik agar dapat menjadi teladan yang baik dalam menjalankan tugas maupun sebagai anggota masyarakat, serta harus mampu membaca visi yang dikedepankan oleh pimpinan.
Kata Murtala, Pengawas Sekolah hendaknya mampu mengambil bagian secara nyata dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Utara melalui dedikasi, komitmen dan upaya yang sungguh-sungguh.(aradio)

BAWA MUATAN BERLEBIHAN PENGEMUDI TRUK DI TERTIBKAN SAT LANTAS POLRES LHOKSEUMAWE

Aradio – Satuan Lalu Lintas Polres Lhokseumawe melakukan penertiban terhadap pengemudi truk membawa muatan berlebihan atau truk ODOL (Over Dimension Over Load) di Jalan Medan – Banda Aceh,  Kota Lhokseumawe, Senin (14/2/2022).

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kasat Lantas, AKP Vifa Febriana Sari SH SIK MH mengatakan, selain melanggar aturan berlalu lintas, keberadaan ODOL juga membahayakan bagi pengendara itu sendiri dan juga pengguna jalan yang lain.

“Kita telah melakukan tindakan dengan menilang 25 truk ODOL dan memberi teguran kepada 40 pengemudi truk lainnya karena melanggar ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan dan kelas jalan. Sebagaimana diatur dalam undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan,” ujarnya.

Kasat Lantas menjelaskan, pengemudi truk ditindak tegas dengan Tilang karena melanggar pasal 277 Undang-undang Lalu Lintas No. 22 tahun 2009, dan pasal 307 Undang-undang No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, yaitu Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor Angkutan Umum Barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Kasat Lantas menambahkan, sudah banyak contoh kejadian kecelakaan yang diakibatkan oleh muatan yang berlebihan. Kendaraan tidak akan bisa bermanuver optimal saat melintas di jalan raya, bahkan rentan kecelakaan saat berjalan di tikungan tajam ataupun tanjakan. Disamping itu, muatan yang berlebihan dan tonase yang tidak sesuai dengan kelas jalan dapat menimbulkan kerusakan pada jalan yang dilintasi.

“Kami mengingatkan agar setiap pengendara selalu mentaati peraturan lalu lintas dan mengutamakan faktor safety atau keselematan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Seringkali kecelakaan diawali oleh pelanggaran termasuk soal muatan ini. Kami menghimbau untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya dan keselamatan sebagai kebutuhan,” pungkas AKP Vifa Febriana Sari.

Dengan penindakan tersebut, Kasat Lantas berharap tidak ada lagi kendaraan pengangkut barang yang membawa muatan berlebihan ataupun melanggar batasan yang telah diatur undang-undang.(aradio)