Enam sepeda motor pengunjung wisata terbakar

ARADIO-Enam sepeda motor (Sepmor) milik pengunjung yang di tinggal pergi hiking ke wisata Air Terjun Tujuh Bidadari , kawasan hutan di kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, ditemukan terbakar di barak penitipan motor di kecamatan setempat pada Senin, 9 Mei 2022.Insiden terbakarnya sepmor itu diketahui oleh korban, saat tiba dibarak penitipan pada Senin sekitar pukul 18.00 WIB. Sepeda motor yang ludes terbakar masing-masing jenis Honda Beat Street milik Andi Miswar (22), Honda Vario Techno milik Paji (18) dan Suzuki Smash milik Nyakni (30). Ke enam sepeda motor yang terbakar itu merupakan milik warga Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara.

Insiden terbakarnya sepmor itu diketahui oleh korban, saat tiba dibarak penitipan pada Senin sekitar pukul 18.00 WIB. Sepeda motor yang ludes terbakar masing-masing jenis Honda Beat Street milik Andi Miswar (22), Honda Vario Techno milik Paji (18) dan Suzuki Smash milik Nyakni (30). Ke enam sepeda motor yang terbakar itu merupakan milik warga Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara.

Menurut informasi dari salah seorang korban Andi, dirinya bersama teman-temannya berangkat menuju objek wisata alam air terjun 7 bidadari yang berada di Gampong Pulo Meuria, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara. Air terjun tersebut berjarak sekitar 50 kilometer ke arah Selatan Kota Lhokseumawe.

Mereka berangkat pada Sabtu, 7 Mei 2022 dari Matangkuli sekitar pukul 08.00 WIB dan sampai di lokasi pada pukul 12.00 WIB. Setelah memarkirkan motor di barak dan membayar parkir, mereka melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Warga setempat menyebutnya Barak Komando.

Di barak inilah pengunjung memarkirkan kendaraan karena selanjutnya harus ditempuh dengan jalan kaki melewati hutan. Butuh waktu sekitar 5-6 jam ke lokasi air terjun yang berjumlah 7 tingkatan tersebut.

Nahas bagi Andi bersama 10 rekannya yang kesemuanya laki-laki, saat pulang dari air terjun dan sampai di barak menemukan 6 motor milik rombongannya habis terbakar. Tiga diantara sepeda motornya malah tinggal rangka.

Andi mengutip keterangan warga yang tinggal di barak mengatakan, penjaga parkirnya ada di lokasi, tetapi tertidur.

“Kalau memang ada dijaga mana mungkin motornya ludes terbakar. Katanya penyebab motor terbakar karena korslet, tapi korslet tidak mungkin terjadi karena mesin sedang dalam keadaan mati, tidak menyala, enggak logis. Tukang parkir juga terkesan lepas tangan terkait insiden tersebut. Tapi untuk sementara, kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Geureudong Pase dan sedang diproses oleh pihak kepolisian. Polsek mengatakan akan turun tim dari Polres Lhokseumawe untuk mengecek lokasi,” ungkap Andi seperti dilansir acehinfo pada Selasa, 10 Mei 2022.

Disebutkan, saat menitipkan motornya kepada tukang parkir, mereka membayar Rp20 ribu per motor.

Saat tiba di lokasi, Andi dan teman-temannya menanyakan kepada tukang parkir tentang motor mereka yang terbakar. Kepada Andi, tukang parkir yang diperkirakan berumur 40-an tahun tersebut mengatakan, kebakaran motor disebabkan korsleting.

Semua pengunjung memang memarkirkan kendaraannya di barak tersebut. Saat itu, Andi memperkirakan ada sekitar 20 motor yang parkir di barak tersebut. Api sudah padam, tapi motor tinggal rangka.

Tukang parkir tidak punya solusi, sehingga Andi menghubungi pamannya untuk menjemput ke lokasi.

Lalu ia mencoba menghubungi pamannya yang berada di Kecamatan Geureudong Pase. Oleh pamannya, Andi bersama rekannya menuju polsek pukul 23.30 WIB dan membuat laporan polisi.

Andi mengaku kecewa karena tukang parkir terkesan lepas tangan dan tidak mau bertanggung jawab.

“Kata tukang parkir yang dipanggil Danton, kalau motor hilang mereka mau tanggung jawab, kalau terbakar tidak bertanggung jawab,” ungkap Andi.

Menurut saksi mata yang ada di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pada Senin, 9 Mei 2022.

“Jika memang dijaga mungkin yang terbakar hanya satu motor, ini enam motor terbakar. Maka kami ragu apakah tukang parkir menjaga motor, apakah ada di lokasi, saat kami telepon ajak berjumpa tukang parkir mengelak,” katanya seraya mengatakan, kejadian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab kebakaran.(acehinfo/aradio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *