Ditemukan Bakteri di Ayam KFC Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE- Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe menyebutkan produk ayam cepat saji di KFC Kota Lhokseumawe mengandung bakteri berbahaya dan menimbulkan berbagai penyakit mematikan seperti typus.

Temuan tersebut  tertera dalam surat DKPPP Kota Lhokseumawe  nomor 524/460  tanggal 10 Mei 2022 yang ditujukan kepada pimpinan KFC Lhokseumawe dan ditanda tangan kepala DKPPP Lhokseumawe Mehrabsyah.

Berikut bunyi surat tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan dan uji laboratorium oleh Balai Veteriner Medan pada sampel daging ayam usaha restaurant cepat saji KFC Lhokseumawe ditemukan beberapa jenis bakteri seperti e.coli, sp, salmonella,sp dan staphylococcus sp yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya antara lain : sakit kepala, mual, muntah diare dan typus.

Sehingga Tim Ahli Kesehatan dan Laboratorium Balai Veteriner Medan berkesimpulan bahwa daging ayam yang tercemar bakteri tersebut tidak layak dikonsumsi.

Berkenaan hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor : 95 tahun 2012 tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesehatan Hewan bahwa diharapkan kepada Saudara untuk memperbaiki sanitasi dan higienitas sarana dan prasarana pada restaurant cepat saji sesuai
dengan prosedur dan tata kelola yang berlaku.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Lhokseumawe, Drs Marzuki dikonfirmasi aspost.id, Kamis (12/5), benarkan surat yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe, Ir Mehrabsyah, MM perihal hasil pengujian sample daging ayam KFC Lhokseumawe, dengan nomor surat 525/460.

A“Informasinya ada keluhan dari masyarakat setelah makan daging ayam itu sehingga dilakukan uji sample daging ayam KFC Lhokseumawe uji laboratorium ke Balai Veteriner Medan, hasilnya ditemukan bakteri sehingga tidak layak dikonsumsi ayam dari restauran KFC Lhokseumawe,”ungkapnya. (Aradio/asp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.