Rencana Konser Wali Band di Banda Aceh Diprotes, Sejumlah kalangan

Aradio – Sejumlah kalangan di Aceh protes Rencana konser Wali Band yang akan diadakan di Ibukota Provinsi Aceh di Banda Aceh, pada 5 Oktober 2022.

Koordinator Forum Ormas dan OKP Pengawal Syariat Islam Kota Lhokseumawe, Tgk. Sulaiman Lhok Weng, mendesak Pj Gubernur Aceh untuk minta panitia pelaksana membatalkan konser Wali Band yang dijadwalkan pada 5 Oktober 2022 di Banda Aceh.

“Kami menolak diadakan konser Wali Band pada tanggal 5 Oktober 2022 di Banda Aceh.Konser ini bukan saja mencedrai Syariat Islam tetapi juga tidak sesuai dengan kearifan lokal yang ada di Serambi Mekkah,”ungkap Tgk Sulaiman Lhok Weng.

Ia mengatakan, saat ini masyarakat Aceh sedang berduka atas wafatnya seorang Ulama kharismatik Aceh Abu Tumin Blang Blahdeh, Bireuen. Abu wafat atau kembali ke Rahmatullah di usia 90 tahun itu juga termasuk guru daripada seluruh ulama Aceh.

“Kami meminta kepada Pemerintah Aceh untuk mengajak seluruh umat Islam Aceh agar menggelar doa bersama di daerahnya masing-masing kepada Abu Tu sekaligus untuk terjaganya perdamaian Aceh yang sedang berlangsung sejak 15 Agustus 2005 lalu,”pintanya.

Selain itu, lanjut Tgk Sulaiman Lhok Weng ini, jangan nantinya gara-gara diadakan konser itu di Banda Aceh, dapat mengundang bala yang melanda Aceh, seperti musibah banjir dan gempa bumi.

“Yang perlu diketahui oleh semua pihak, bahwa Aceh adalah negeri Aulia maka jika sesuatu yang diadakan bisa melanggar dan ketentuan Syariat Islam, seperti kegiatan konser dapat berkumpulnya pasangan non muhrim sehingga itu bisa mengundang datangnya bala ke Aceh,”terangnya,

Untuk itu, sekalian lagi dirinya meminta para pihak di Aceh supaya dapat mendukung agar dibatalkan konser Wali Band di Banda Aceh. “Ingatlah saat terjadi bencana gempa dan tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 silam, itu merupakan teguran terbesar bagi kita umat Islam di Aceh, karena sebelum bencana itu terjadi pernah diadakan konser,”katanya. (aradio/aspost)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *