Category Archives: Berita dari Aceh

Untuk Menimalisir Penularan PMK, Eko Enzyme di distribusikan kepada Pemilik Ternak

Aradio – Untuk menimalisir penularan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan, Bhabinkamtibmas Polsek Nisam  mendistribusikan Eco Enzyme kepada pemilik ternak di wilayah Kecamatan Nisam, Aceh Utara wilayah hukum Polres Lhokseumawe, Kamis (16/6/2022).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kasi Humas, Salman Alfarisi SH MM mengatakan, Bhabinkamtibmas Polsek Nisam bersama petugas kesehatan hewan dan Babinsa mendatangi pemilik ternak di gampong – gampong guna mendata hewan ternak milik masyarakat.

Selain mengecek hewan ternak, lanjutnya, personel memberikan satu liter cairan Eco Enzyme kepada warga yang memiliki ternak. Nantinya, cairan tersebut dapat digunakan untuk penanganan terhadap hewan yang terjangkit PMK.

“Cairan ini juga juga dapat digunakan untuk mensterilkan kandang dengan cara disemprot. Kemudian, juga bisa dialiri ke lingkungan kandang. Dan kepada
pemilik ternak supaya melaporkan jika ada hewan ternaknya yang terindikasi terjangkit PMK. “Hal ini untuk mempercepat penanganan,” ujarnya.(aradio)

Satlantas Polres Lhokseumawe Tindak Pelanggar Lalulintas dengan Sistem Hunting

Aradio – Operasi Patuh Seulawah 2022, Satlantas Polres Lhokseumawe menindak pelanggar lalu lintas dengan sistem hunting (pelanggar kasat mata) di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, Rabu (15/6/2922).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kasat Lantas, AKP Vifa Febriana Sari, SH, SIK MH mengatakan, sistem hunting tersebut dilaksanakan di jalur Medan – Banda Aceh.

“Tujuan dari kegiatan ini, yaitu untuk mengantisipasi gangguan Kamseltibcar lantas bagi pengguna jalan dan mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) kepada pengguna jalan,” ujarnya.

Dalam sistem hunting tersebut, lanjut Kasat, penindakan yang dilakukan yakni pengendera yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas, seperti kelengkapan kendaraan dan tidak memakai helm serta mobil barang yang muatannya tidak sesuai ketentuan.

“Penindakan yang dilakukan personel yaitu dengan menilang 18 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan 7 Surat Izin Mengemudi (SIM),” pungkasnya.

Kasat Lantas juga mengimbau kepada masyarakat agar melengkapi surat – surat kendaraannya jika bepergian dan selalu mematuhi aturan atau tata tertib berlalu lintas serta menerapkan protokol kesehatan.(aradio)

Tim URC Siagam Polres Lhokseumawe,Amankan Terduga Penipuan

Aradio – Untuk menghindari amukan massa salah seorang terduga penipuan diamankan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Siagam Polres Lhokseumawe. Di   Gampong Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (15/6/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kasat Samapta, Iptu Heydi, SH, MSi mengatakan, usai menerima laporan dari masyarakat terkait pengeroyokan terhadap terduga penipuan berinisial IS (47) warga Kecamatan Banda Sakti, Tim URC Siagam bergerak cepat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Laporan yang kita terima ada seorang warga yang melakukan penipuan di salah satu gerai BSI LINK, kemudian Anggota URC menuju TKP dan langsung mengamankan terduga pelaku dari amukan massa,” ujarnya.

Selanjutnya,  personel membawa pelaku ke Polsek Banda Sakti untuk proses lebih lanjut. Sedangkan korban, Kikif Andi (29) warga Uteun Bayi diarahkan untuk membuat laporan polisi ke Polsek Banda Sakti.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuatan main hakim sendiri, jika ada hal atau kejadian serupa harap segera melaporkan kepada pihak berwajib,” ungkap Kapolres.(aradio)

Mayat tampa identitas, mengapung di Krueng Aceh

Aradio – Masyarakat Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, dihebohkan dengan penemuan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki mengapung di pinggir Krueng Aceh, tepatnya di Desa Miruk Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu, 15 Juni 2022 sekitar pukul 08.00 WIB.

Mayat tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan oleh Mahya (40) warga Ilie Kecamatan Ulee Kareng, Kecamatan Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Mahya kepada polisi mengaku melihat sesosok mayat yang mengapung di pinggir Krueng Aceh dari seberang sungai, di Desa Santan Kecamatan Ingin Jaya. Dia kemudian melaporkan temuannya tersebut kepada Fajri (42), warga Miruk Kecamatan Krueng Barona Jaya.

Fajri yang mendapat kabar tersebut langsung menghubungi perangkat Desa Miruk untuk memberitahukan adanya mayat di kawasan gampong mereka. Informasi ini kemudian diteruskan ke pihak keamanan.

Saat ditemukan, mayat di Krueng Aceh tersebut dalam posisi telungkup dengan badan yang sudah kembung dan hanya mengenakan celana dalam.

Tak berapa lama, polisi bersama TNI tiba di lokasi dan memastikan adanya mayat yang mengapung di Krueng Aceh. Petugas yang dibantu Tim Basarnas kemudian mengevakuasi mayat tersebut ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh untuk melakukan autopsi.

Polisi masih menyelidiki identitas mayat laki-laki yang ditemukan terapung di Gampong Miruek, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. Termasuk terus menelusuri penyebab kematian korban yang ditemukan dalam kondisi telungkup dan telah kembung tersebut.

“Betul ada penemuan mayat di sungai, dekat kantor Serambi Indonesia. Namun itu masuk dalam wilayah Kecamatan Krueng Barona Jaya, tepatnya di Desa Miruk,” kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol M Ryan Citra Yudha, seperti dilansir acehinfo.(aradio)

Layani vaksinasi masyarakat pedalaman, Randis di modifikasi

Aradio – Untuk mencegah masyarakat di pedalaman terkonta minasi dengan virus corona kini Polsek Syamtalira Bayu memodifikasi kendaraan dinas (Randis) roda dua menjadi motor Vaksinasi door to door, sehingga bisa melayani masyarakat yang mau vaksin. Inovasi tersebut guna melayani masyarakat yang jauh dari Gerai Vaksin.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kapolsek Syamtalira Bayu, Iptu Lilisma Suryani, SH mengatakan, motor inovasi Vaksinisasi Covid-19 tersebut digunakan oleh personel Bhabinkamtibmas bersama petugas nakes.

“Secara door to door, personel Bhabinkamtibmas dan seorang petugas nakes akan mensosialisasikan vaksin aman dan halal serta melakukan vaksinasi kepada masyarakat di gampong – gampong,” ujarnya.

Lanjut Kapolsek, tujuan dari inovasi ini untuk meningkatkan jumlah capaian Vaksinasi Covid – 19 kepada masyarakat yang tidak bisa datang ke Puskesmas Syamtalira Bayu, mengingat jarak yang terlalu jauh.

“Motor Vaksinasi ini khusus digunakan untuk warga yang rumahnya tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, namun hanya bisa dilalui oleh roda dua,” pungkasnya.(aradio)