TIM FUTSAL U23 BNNK LHOKSEUMAWE, RAIH JUARA SATU

Aradio – Tim futsal U23 BNNK Lhokseumawe berhasil meraih juara pertama dalam Open Turnamen Futsal U23 War On Drugs yang di selenggarakan BNN Kota Banda Aceh Tahun 2022. Turnamen ini terselenggara dalam rangka Pasca HANI Tahun 2022 yang diikuti oleh 32 Tim.

Open turnamen futsal U 23 ini berlangsung tiga hari yaitu dari tanggal 18 s/d 20 juli 2022 digelar di lapangan fair play futsal setui kota banda aceh. Pagelaran turnamen tersebut di buka oleh Kepala BNN Kota Banda Aceh Masduki SH, MH,.

Kepala BNNK Lhokseumawe Saiful Fadhli S.STP, mengatakan hari ini kita bisa buktikan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa berolah raga yang baik serta berprestasi dan meraih juara tampa narkoba. Dan Alhamdllah setelah berjuang selama 3 hari berturut-turut di sini kita mampu meraih Juara Pertama ucap nya.

Dalam even turnamen futsal U23 ini BNNK Lhokseumawe juga melibatkan Asosiasi Futsal Lhokseumawe (AFL) yang di ketua oleh Ferdy Syahputra SH, MH dan juga melibatkan Satgas Anti Narkoba BNNK Lhokseumawe yang tetap mengkampanyekan P4GN dan menggelorakan War On Drugs.(aradio)

Pj Wali Kota Lhokseumawe, Buka Liga Eksekutif Jurnalis Pase Football Club (JPFC) ke 5

Aradio – Penjabat (Pj.) Wali Kota Lhokseumawe, Imran, secara resmi membuka Liga Eksekutif Jurnalis Pase Football Club (JPFC) ke-5 di Stadion Kompleks Perumahan PT Perta Arun Gas (PAG), di Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Rabu, 20 Juli 2022, sore. Imran melakukan tendangan bola pertanda dimulainya kejuaraan sepak bola itu yang akan berlangsung hingga 30 Juli 2022.

Dua tim merumput pada laga perdana, Bank Aceh Syariah (BAS) FC Vs Bank Syariah Indonesia (BSI) FC. Delapan kesebelasan lainnya akan bertanding pada hari berikutnya sesuai jadwal telah ditetapkan panitia, yakni POP Polres Lhokseumawe FC, Kodim 0103 Aceh Utara FC, Pemkab Aceh Utara FC, Perumda Tirta Pase FC, Stroom FC PLN UP3 Lhokseumawe, DPRK Lhokseumawe FC, Lido Graha FC, dan tim JPFC.

Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Imran, berharap semua tim tersebut menjunjung tinggi sportivitas. “Intinya dengan kegiatan sepak bola ini diharapkan bisa merajut tali silaturahmi dan pertemanan, itu yang utama,” ujar Imran dalam sambutannya.

Imran menyatakan pihaknya mendukung dan berharap tahun depan event ini bisa dilaksanakan lebih meriah lagi. Di antaranya, dengan melibatkan lebih banyak tim. “Saya mengucapkan selamat bertanding, juara bukan hal yang utama. Paling penting adalah silaturahmi, itulah inti dari liga eksekutif ini,” ucapnya.

Ketua Umum JPFC, Saifannur alias Rudi, mengucapkan terima kasih kepada Pj. Wali Kota Lhokseumawe yang sudah membuka secara resmi liga eksekutif ini. Kejuaraan sepak bola ini menjadi ajang silaturahmi para jurnalis dengan mitra kerja baik dari instansi pemerintah maupun perusahaan swasta di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Kami berharap Pj. Wali Kota Lhokseumawe dan semua stakeholder memberikan dukungan penuh agar Liga Eksekutif JPFC dapat terus bergulir setiap tahunnya,” kata Rudi didampingi Ketua Harian JPFC, Zaki Mubarak, dan Ketua Panitia Liga Eksekutif JPFC, Sirajul Munir.

Rudi juga menyampaikan terima kasih kepada para mitra pendukung liga eksekutif ini, yakni PT PHE NSO, Premier Oil, PT PGE, BPMA, PT PAG, PT PIM, SKK Migas, Mubadala Petroleum, BSI, PT Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe, Unimal, DPRK Lhokseumawe, dan KONI Aceh.


“Begitu pula Kodim 0103 Aceh Utara, Polres Lhokseumawe, PLN UP3 Lhokseumawe, Pemkab Aceh Utara, Perumda Tirta Pase Aceh Utara, PT Lido Graha Hotel, dan sejumlah sponsor lainnya yang telah memberikan dukungannya untuk menyukseskan kegiatan ini,” ujar Rudi.

Acara pembukaan Liga Eksekutif JPFC turut dihadiri unsur Forkopimda Lhokseumawe dan Aceh Utara, Muspika Muara Satu, para tim manajer dari 10 tim peserta kejuaraan tersebut, dan sejumlah tamu undangan lainnya.(aradio)

Pejabat eselon III dan IV,Minta Pj Walikota Batalkan Mutasi, karena SK Mutasi belum diterima

Aradio – Pejabat eselon III dan IV di jajaran Pemko Lhokseumawe yg di mutasi di tengah malam oleh Wali kota Lhokseumawe Suaidi Yahya meminta kepada Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran untuk dibatalkan mutasi tersebut.1qq1

Sedangkan untuk pejabat eselon II yang sempat dimutasi bersama pejabat eselon III dan IV, dinyatakan batal akibat tidak ada persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sehingga ke 11 pejabat eselon II itu dikembalikan kepada posisi awal.

Mutasi yang dilakukan secara dadakan itu diduga sarat kepentingan. Bahkan, para pejabat eselon III dan IV yang dimutasi tanpa mengantongi SK, seharusnya saat dimutasi itu sudah diserahkan SK kepada pejabat masing-masing. Namun, sejak pelantikan pada Jum’at 8 Juli lalu menjelang pukul 00.00 hingga Rabu 20 Juli 2022 untuk SK mutasinya belum jelas rimbanya.

“Kami meminta Pak Pj Walikota dan Pak Sekda Lhokseumawe untuk membatalkan juga pelantikan pejabat eselon III dan IV,”ungkap beberapa pejabat eselon III yang dimutasi pada malam meugang Idul Adha, kepada Rakyat Aceh, Rabu (20/7).

Menurut pejabat itu yang enggan namanya dipublikasi, ada beberapa alasan untuk membatalkan pelantikan tersebut. Yakni, jadwal pelantikannya sama dengan p okejabat eselon II dan hingga saat ini SK mutasi belum diterima oleh pejabat eselon III dan IV.

“Jadi untuk melakukan absensi online, kami harus ke dinas atau instansi sebelumnya. Karena Pemko Lhokseumawe di awal tahun 2022 sudah memberlakukan absen hadir secara online,”ucapnya.

Kemudian lanjut mereka, diantara pejabat eselon III ada yang ditunjuk sebagai KPA (camat) dan PPTK pada dinas/instansi sebelumnya, sehingga perlu menandatangani beberapa dokumen sebagai KPA /PPTK.

“Sekali lagi kami berharap kepada Pak Pj Walikota dan Pak Sekda untuk mempertimbangkan harapan kami. Kalaupun mau dimutasi dapat dilakukan pada akhir akhir tahun 2022,”pintanya.

Sementara itu Kepala Bagian Humas Setdako Lhokseumawe Drs Marzuki dikonfirmasi Rakyat Aceh, Rabu (20/7), terkait persoalan mutasi pejabat eselon III dan IV menyampaikan, SK mereka sedang diproses dan besok (hari ini,red) akan menerima SK mutasi tersebut.

“SK mereka akan ditandatangani oleh Pak Sekda Lhokseumawe dan posisi jabatan baru tetap berlaku sesuai pelantikan sebelumnya. Yang dibatalkan mutasi hanya untuk pejabat eselon II karena tidak ada persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),”kata Marzuki.

Untuk diketahui jumlah pejabat yang dimutasi pada malam meugang Idul Adha, yakni pejabat eselon II ada 11 orang, eselon III ada 34 orang dan eselon IV sebanyak 53 orang. (Aradio/RA)

Pj Walikota Lhokseumawe batalkan Surat Keputusan (SK) Walikota Lhokseumawe yang melakukan mutasi 11 pejabat Eselon II

Aradio – Mutasi 11 pejabat Eleson II dijajaran Pemko Lhokseumawe oleh Walikota Suaidi Yahya melalui Asisten III dr. Said Alam Zulfikar pada Jum’at (8/7) malam lalu atau malam meugang Idul Adha di Aula BKPSDM Lhokseumawe, tanpa persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Atas dasar itu, Penjabat Walikota Lhokseumawe Dr Imran membatalkan Surat Keputusan (SK) Walikota Lhokseumawe yang melakukan mutasi 11 pejabat eselon II di Pemko Lhokseumawe.

11 pejabat yang menduduki jabatan sebagai kepala dinas/badan dan staf ahli mulai Selasa (19/7) dikembalikan ke posisi semula, karena SK pelantikan mereka batal tanpa persetujuan KASN.

Sementara para pejabat yang dimutasi dan harus menduduki jabatan semula, yakni Zulkifli dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali ke jabatan awal sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan WH Kota Lhokseumawe.

Muslim dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup kembali ke Kepala Dinas Sosial. Safaruddin dari Kepala Bappeda kembali menjadi Kepala Dinas PUPR, Ramli dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kembali ke Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata.

Kemudian, Bukhari dari Kepala Dinas Pertanahan kembali ke Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Syafwal Kepala Dinas Kesehatan kembali menjadi Plt. Kadis Kesehatan, Salahuddin dari Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan kembali ke menjadi Kepala Bappeda dan M Irsyadi dari Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan kembali ke Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsispan.

Selanjutnya, Syoeib dari Kepala Dinas Pemuda Olahraga kembali menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Ridwan Jalil dari Staf Ahli bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan kembali ke Kepala Dinas Pertanahan serta A Haris dari nonjob kembali menjadi Staf Ahli bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.

Kabag Humas Setdako Lhokseumawe Drs Marzuki saat dikonfirmasi, Selasa (19/7), membenarkan informasi jika 11 pejabat eleson II yang sempat dimutasi pada 8 Juli lalu, mulai hari ini dikembalikan ke jabatan semula. Sedangkan pejabat eleson III tetap berlaku dan tidak dikembalikan, karena mereka tidak perlu persetujuan dari KASN.

“Ya kalau tidak sesuai prosedur harus dikembalikan, artinya belum ada izin dari KASN sehingga pejabat eleson II mulai hari ini kembali ke posisi semula,”ucap Kabag Humas Setdako Lhokseumawe ini. (aradio/RA)

Dr.Drs.Imran, M.Si.,M.A. Pj Wali Kota Lhokseumawe

Aradio – Dr. Drs.Imran, M.Si.,MA dikabarkan bakal menduduki jabatan baru sebagai Pj Walikota Lhokseumawe. Putra terbaik kota lhokseumawe ini termasuk calon Pj Walikota terkuat yang dipersiapkan oleh Kementerian Dalam Negeri, untuk dilantik oleh Pj Gubernur Aceh Mayjen (Purn) Achmad Marzuki pada Kamis (14/7) besok sore di Anjong Mon Mata Banda Aceh.

Dr. Drs.Imran, M.Si.,MA saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri. Ia lahir di Cunda pada 26 Oktober 1973. Untuk sekolah dasar (SD), Imran bersekolah di SDN 2 Cunda, melanjutkan ke SMPN 1 Lhokseumawe dan SMAN 1 Lhokseumawe.

Kemudian Imran lulus ke Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor, DIII. Untuk S1, ia melanjutkan ke Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta dan S2 ke Universitas Padjajaran jurusan Ilmu Sosial serta S2 ke La Trobe University Bendigo Australia. Sedangkan S3 nya, di Universitas Indonesia Jurusan Ilmu Sosial Politik.

Nama Imran menjadi pembicaraan hangat bagi kalangan pejabat Lhokseumawe dan Aceh Utara yang mengenal sosoknya. Apalagi, pernah satu bangku kuliah atau satu sekolah dengannya.

Begitu juga kalangan masyarakat dan pemuda, nama Dr. Imran menjadi buah bibir dalam sebulan terakhir ini. Sosok seperti Dr.Imran layak dan cocok untuk menjadi Pj Walikota Lhokseumawe yang berpenduduk hampir mendekati angka 200 ribu jiwa tersebar di 68 gampong di empat kecamatan. Tentunya, ilmu pemerintahan yang dimilikinya akan diterapkan di Pemerintah Kota Lhokseumawe sebagai kota kelahirannya.

Harapan masyarakat kepada Dr Imran untuk dapat mengembalikan sebutan Lhokseumawe sebagai Kota Petro Dollar, dalam upaya mengatasi kemiskinan, pengangguran serta perencanaan Infrastruktur yang tepat dan bermanfaat untuk masyarakat umum. Apalagi, perusahaan daerah yakni PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL) berhak untuk mengelola blok migas di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Kemudian, Pekerjaan Rumah (PR) besar yang harus dilakukan bersama semua pihak yakni untuk menjalankan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe yang telah diresmikan oleh Presiden Jokowi dalam beberapa tahun lalu. Seakan KEK Arun Lhokseumawe tidak berjalan dengan berbagai kendala yang dihadapi oleh para pihak.

Kabag Humas dan protokoler Setdako Lhokseumawe Drs Marzuki mengatakan, untuk pelantikan Pj Walikota Lhokseumawe pihaknya sudah menerima surat dari Sekda Aceh tertanggal 13 Juli 2022 yang ditujukan kepada Plh Walikota Lhokseumawe T.Adnan.

Sebut Marzuki, dalam surat Sekda Aceh itu berisikan untuk hadir dengan mengikutsertakan Walikota Lhokseumawe dan Wakil Walikota Lhokseumawe masa jabatan tahun 2017-2022 beserta istri, Pimpinan DPRK Lhokseumawe, unsur Forkopimda Lhokseumawe, Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Lhokseumawe, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Pemerintahan dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Lhokseumawe.(aradio/asp)

Pilihan pasti sepanjang hari